Catatan: Wawancara diarahkan pada topik yang memiliki keterkaitan dengan Muhammadiyah, baik berupa tanggapan terhadap isu tertentu maupun informasi mengenai kegiatan dan aktivitas Muhammadiyah.
Proses wawancara dapat dilakukan secara langsung maupun melalui pesan WhatsApp, telepon, atau video call, sesuai dengan kesepakatan narasumber dan pewawancara.
Hasil wawancara selanjutnya akan melalui proses penyuntingan oleh tim editor sebelum dipublikasikan di SuluhPeradaban.id, pada kategori Kabar.
Detail Wawancara:
Topik Wawancara:Persiapan Pelatihan Jurnalistik Dakwah
Nama Narasumber:Achmad Zaki Abrori
Jabatan: Wakil Ketua KOMINFO PWPM Kalteng
Waktu Wawancara: Jum’at, 18 September 2026, Pukul 16.00 WIB
Judul:
Pemuda Muhammadiyah Kalteng Siap Gelar Pelatihan Jurnalistik Dakwah, 26-27 September di Palangka Raya
Dokumentasi:


Wawancara:
Pertanyaan 1: Hari ini dunia digital telah ramai fenomena banjir informasi, bahkan permasalahan ini telah menjamur ke generasi muda. Terkait hal tersebut, bagaimana sikap Pemuda Muhammadiyah Kalteng sendiri menanggapi fenomena tersebut.
Jawaban : “Banjir informasi hari ini membuat masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi yang cepat, tetapi juga informasi yang benar, berimbang dan memiliki nilai manfaat. Karena itu, kader Pemuda Muhammadiyah perlu memiliki kemampuan jurnalistik agar mampu menghadirkan narasi dakwah yang relevan di ruang publik”
Pertanyaan 2: Dari tantangan dan permasalahan yang ada, bagaimana upaya dan langkah konkret yang di ambil Pemuda Muhammadiyah untuk memastikan keterlibatannya.
Jawaban: “Inn syaa Allah tanggal 26-27 September di Palangka Raya kami akan melaksanakan Pelatihan Jurnalistik Dakwah bagi kader-kader Muhammadiyah yang nantinya juga sekaligus peluncuran media dakwah SuluhPeradaban.id.”
“Pelatihan jurnalistik dakwah ini dilaksanakan sebagai wadah untuk membekali kader dengan pengetahuan dan keterampilan dasar jurnalistik, mulai dari memahami isu, melakukan peliputan, menulis berita hingga mengembangkan konten dakwah yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat”
Pertanyaan 3: Apa tema yang diangkat dan kenapa tema tersebut yang dipilih
Jawaban: Tema kali ini adalah “Membangun Gerakan Media Dakwah, Menguatkan Narasi dan Gagasan” Melalui tema ini, kami ingin mendorong kader agar mampu membangun gerakan media dakwah yang tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan gagasan, memberikan perspektif dan menjawab persoalan masyarakat dengan cara yang faktual serta mudah dipahami”
Pertanyaan 4: Output apa yang nantinya diharapkan dari penyelenggaraan pelatihan jurnalistik kali ini
Jawaban: “Pemuda memiliki peran yang sangat krusial dalam menentukan arah komunikasi di ruang digital. Karena itu, kader harus mampu memanfaatkan media bukan hanya sebagai pengguna informasi, tetapi juga sebagai produsen narasi yang membawa nilai dakwah, mencerdaskan dan memberikan manfaat bagi masyarakat”
